Arkeolog Temukan Desa Tertua di Delta Sungai Nil

Arkeolog Temukan Desa Tertua di Delta Sungai Nil

Ngiring.com Arkeolog Temukan Desa Tertua di Delta Sungai Nil | Arkeolog di Mesir mengatakan telah menemukan salah satu desa tertua di delta Sungai Nil. Diduga desa ini sisa-sisa zaman neolitik.

Zaman neolitik ialah zaman prasejarah yang punya ciri-ciri berupa unsur kebudayaan. Seperti peralatan yang terbuat dari batu yang telah diasah, pertanian menetap, peternakan, dan pembuatan tembikar.

Arkeolog Temukan Desa Tertua di Delta Sungai Nil

Dilansir Reuters. Sebuah misi bersama Mesir dan Prancis menemukan beberapa silo penyimpanan yang berisi sisa-sisa hewan dan tumbuhan serta alat-alat gerabah dan batu. Hal ini disampaikan Kementerian Antikorupsi pada Minggu (2/9/2018).

Kementerian itu mengatakan temuan itu menunjukkan manusia menghuni daerah subur Tell al-Samara di Provinsi utara El-Dakahlia. Diperkirakan peradaban itu ada di awal milenium kelima sebelum masehi, jauh mendahului piramida tertua Mesir yang diketahui.

“Menganalisis bahan biologis yang telah ditemukan akan memberi kita pandangan yang lebih jelas tentang komunitas pertama yang bermukim di Delta dan asal usul pertanian dan pertanian di Mesir. Kata pejabat kementerian yang bertanggung jawab atas barang antik Mesir, Yunani, dan Romawi di Mediterania, Nadia Khedr.

Pertanian neolitik berbasis hujan mungkin memiliki petunjuk penting untuk lompatan teknologi. Yang mengarah ke pertanian berbasis irigasi di sepanjang Sungai Nil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *